
Kekasih,
aku tak berminat mencari hakikat di dalam diriku sendiri
aku juga tidak tertarik memintas jalan ke seberang semesta
di dalam diri hanyalah sepi dan jalan ke seberang semesta hanyalah putus asa
di balik kulit hanya ada palung jiwa dan di depan mata hanya ada suguhan dunia
tak ada rahasia kecuali cerita para pembual yang tak sampai
dan klaim para pembohong yang tenggelam dalam samudra kehampaan lantas keliru memutuskan
untuk melakukan praktik pemujaan terhadap bayangan dirinya sendiri
Kekasih,
tak ada jalan kerinduan kecuali bersabar
dan tak ada berita yang paling baik kecuali kabar yang disampaikan oleh para pembawa berita yang terpercaya yang tak pernah meminta
bahwa pada akhirnya kita akan berjumpa
Kekasih,
aku mencintai diriku
dan aku mencintai dirimu
dan aku mencintai kehidupan apa adanya
dan hari-hariku cukup bahagia untuk sekedar memikirkanmu
dan hari-hariku cukup bahagia untuk sekedar merindukanmu
sebagai manusia yang memahami segala batas dan kelemahan dalam kepasrahan dan doa
Batujajar,
Senin 12 Juli 2021
GTK

Penulis merupakan Ketua Yayasan Buana Varman Semesta (YBVS). Pernah kuliah di Aqidah Filsafat UIN SGD (S1), Pendidikan Geografi UPI (S1), Pendidikan Geografi UNIBBA (S1), Sejarah Peradaban Islam UIN SGD (S2) dan sedang menyelesaikan kuliah di Konsentrasi Agama dan Budaya pada Program Studi Agama-Agama (S3), tinggal di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan dpat dihubungi melalui No. WA. 082118635648.
“Menulis untuk ilmu dan kebahagiaan, menerbangkan doa dan harapan, atas hadirnya kejayaan umat Islam dan bangsa Indonesia”.
