: Nay Mas

Aku mencintaimu kekasih,
setelah kucari samudra hakikat,
dengan segala nalar dan imaji,
dengan segala rasa dan sunyi,
dengan segenap raga dan jiwa,
dengan segenap jasmani dan ruhani.

Aku mencintaimu kekasih,
karena tak ada hakikat kebenaran,
kecuali pengakuan terhadap diri,
kecuali pengakuan terhadap Nabi,
kecuali pengakuan terhadap Wahyu,
kecuali pengakuan terhadap Allah.

Aku mencintaimu kekasih,
setelah jalan setapak berujung,
setelah lorong diri ternyata bertepi,
setelah pikiran tak sepenuhnya jauh,
setelah hati tak sepenuhnya dalam,
setelah kalam dan tarekat tak memikat.

Aku mencintaimu kekasih,
sebagai akhir pengembaraan,
bahwa aku ingin meraih tanganmu,
bahwa aku ingin merengkuh tubuhmu,
bahwa aku ingin mengecup ubun-ubunmu,
bahwa aku ingin tunduk pada risalah sejati.

Menemanimu dengan penuh rasa sabar.

Batujajar, 04 Mei 2022
GTK

Iluminasi: Azerbaijani folk art based on the Layla and Majnun poem by Nizami Ganjavi

ditulis oleh

Gelar Taufiq Kusumawardhana

Penulis merupakan Ketua Yayasan Buana Varman Semesta (YBVS). Pernah kuliah di Aqidah Filsafat UIN SGD (S1), Pendidikan Geografi UPI (S1), Pendidikan Geografi UNIBBA (S1), Sejarah Peradaban Islam UIN SGD (S2) dan sedang menyelesaikan kuliah di Konsentrasi Agama dan Budaya pada Program Studi Agama-Agama (S3), tinggal di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan dpat dihubungi melalui No. WA. 082118635648.

"Menulis untuk ilmu dan kebahagiaan, menerbangkan doa dan harapan, atas hadirnya kejayaan umat Islam dan bangsa Indonesia".