Sejarah Pulau Onrust


Misteri Pendeknya Usia Penghuni Pulau Onrust
Ketika Tim ekspedisi Pulau Onrust melakukan observasi di komplek pemakaman orang-orang Belanda, hal yang menarik perhatian kami adalah adanya fakta dari nisan-nisan pemakaman orang Belanda bahwa usia rata-rata orang-orang Belanda yang dimakamkan di Pulau Onrust ini masih berusia muda. Ada apakah dahulunya di Pulau Onrust ini sehingga mereka wafat di usia yang relatif muda

Seperti nisan makam seorang gadis Belanda bernama Anna Adriana Duran Cemetery putri dari Bastian Duran Cemetery, gadis ini lahir dan wafat di Pulau Onrust, lahir pada tanggal 19 Desember 1763 dan wafat pada tanggal 19 September 1772, gadis ini wafat di usia 9 tahun. Nisan makam lainnya adalah nisan makam Cornellis Willwmse Vogel Cemetery, ia lahir di Eedam Belanda pada tanggal 1 November 1695 dan wafat di Pulau Onrust pada tanggal 11 November 1738, pria ini wafat di usia 43 tahun. Nisan makam Johanna Kalf Cemetery, lahir di Belanda pada tahun 1694 dan wafat di Pulau Onrust pada tahun 1719, gadis ini wafat di usia 25 tahun.

Kami berusaha menjawab dengan bersama-sama menganalisa kemungkinan kemungkinan yang terjadi. Tidak dapat dipungkiri, bahwa salah satu sumber kehidupan pada suatu pemukiman adalah tersedianya air bersih. Pulau Onrust pasti memiliki sumber air bersih, setidaknya sejak difungsikan sebagai tempat pemukiman pada awal abad ke-17.

Penemuan bangunan penampungan air bawah tanah di Pulau Onrust membuktikannya. Bahkan karena itu, ia juga pernah menjadi tempat persinggahan kapal-kapal untuk mengisi perbekalan, termasuk persediaan air bersih. Meskipun demikian, faktor lain seperti adanya penyakit tropis, dan sanitasi yang buruk kemungkinan menjadi salah satu penyebab pendeknya usia rata-rata penghuni Pulau Onrust kala itu, seperti yang ditunjukkan oleh inskripsi pada nisan-nisan di komplek pemakaman orang-orang Belanda.